by, green-jea
Saat sebuah senyum terindah itu ada..
Perlahan alirkan kebahagian dalam jiwa
Namun……….
Titik-titik kekecewaan menghampiri pelan…
Menuju titik kesedihan tanpa airmata……
Menenggelamkan segalanya…
Tanpa ada yang tahu…
Bahkan raga pun acuh….
Tanpa ada yang peduli…….
Bahkan angin pun menjauh…
Tanpa ada mau mengerti…..
Bahkan bayangan ini pun tak tampak
Kekecewaan tanpa makna..
Kosong…..
Dengan kesedihan diatas kehampaan kata-kata….
Bukan yang terdengar tapi terlihat!
Karena hati tak pernah mengenal kata kompromi
Dan logika harus menyimpan kepura-puraan….
Jika harus selalu tersenyum pada titik itu…
Aku ingin bertanya, sampai kapan?
Sampai waktu yang akan menghilangkan titik itu?
Sampai kejenuhan mengakhiri sebuah permainan?
Sampai logika menjadi keras kepala?
Sampai hati ini kembali mengalah?!
Dan sampai kapan titik itu menemani?
Jika…
Kecewaku adalah senyum palsu
Sedihku adalah diam….
Dan diamku hanya dapat berharap…
Tanpa mengantarkan pada sebuah kebahagian
Namun menunggu dengan berjiwa besar
Demi kebahagian!