Pages

Thursday, April 8, 2010

Cerita Peri Dan Misteri

by, HS

lembut dan syahdunya suara itu...
hingga aku terjaga dari lelapku...
sayup sampai ada dan tiada...
menangis sepertinya...

kususuri lorong gelap ini...
berharap...dan...cemas...
seorang perikah itu...
lunglai sekali...

kedekati dia...
kuusap airmata....
lalu...

dengan mata sayunya...
dia menerawang dan berbisik...

berjalan itu dengan mata...
berlari itu dengan hati...
dan berkata dengan airmata...
karena semua adalah lelap...